Official PartnerMeta

Aplikasi Omnichannel untuk Kelola Semua Chat Pelanggan

Banyak Channel, 1 Dashboard, 1 Alur Kerja

Satukan chat dari WhatsApp, Instagram, Facebook, website, marketplace, dan channel bisnis lainnya dalam satu dashboard chat terpusat. EVA.id membantu tim sales dan customer service merespons pelanggan lebih cepat, membagi chat ke admin yang tepat, melihat riwayat percakapan, dan menggunakan AI untuk menjawab pertanyaan berulang secara otomatis.

Aplikasi Omnichannel untuk Kelola Semua Chat Pelanggan

Dipercaya oleh 1000+ bisnis di seluruh Indonesia

BULOG logoBank Mandiri Taspen logoClient group logoBAPENDA logoPDAM logoPosFIN logoTribrata logoBRI Danareksa Sekuritas logoPT SASA Inti logoTelkom Indonesia logoProdia logoTAF logoMNC logoSmartLab logoElectronic City logoRumah Zakat logoAtomy logoBTPN Syariah logoTokio Marine logoClient logoAyo SRC logoDwidaya logoMNC Bank logoPertamina logoPLN logoClient logo

Untuk siapa

Cocok untuk Berbagai Kebutuhan Bisnis

Cocok untuk bisnis yang menerima banyak chat dari WhatsApp, website, social media, atau channel digital lain, terutama ketika tim CS, sales, dan operasional perlu bekerja bersama dari satu dashboard.

aplikasi omnichannelomnichannel customer serviceinbox omnichannelaplikasi chat customer serviceomnichannel WhatsApp

Customer Service Online

Kelola pertanyaan, keluhan, dan bantuan pelanggan dari berbagai channel dalam dashboard CS yang lebih rapi.

Sales dan Lead Follow-Up

Tangkap lead dari live chat website atau WhatsApp, lalu distribusikan ke tim sales agar tindak lanjut lebih cepat.

Support Multi Cabang

Pantau percakapan pelanggan dari banyak cabang, kategori layanan, atau agent tanpa membuka banyak akun manual.

AI Customer Support 24 Jam

Gunakan AI assistant untuk membantu menjawab pertanyaan umum ketika agent sedang sibuk atau di luar jam kerja.

Masalah yang sering terjadi

Chat Pelanggan Semakin Banyak, Tapi Tim Masih Kerja Terpisah-pisah?

Saat bisnis berkembang, chat pelanggan datang dari banyak aplikasi. WhatsApp dibuka terpisah, live chat website tidak selalu terhubung, percakapan lama sulit dicari, dan supervisor sulit melihat siapa yang sedang menangani pelanggan tertentu. EVA.ID membantu menyatukan percakapan, agent, status, assignment, histori, dan monitoring performa dalam satu alur kerja yang lebih mudah dipakai.

Chat Pelanggan Semakin Banyak, Tapi Tim Masih Kerja Terpisah-pisah?

Solusi EVA.ID

Satu Dashboard untuk Semua Percakapan Pelanggan

Omnichannel Chat EVA.ID menyatukan berbagai channel komunikasi pelanggan ke dalam satu dashboard. Tim customer service, sales, dan operasional dapat melihat chat masuk, membagi tugas, memberi status, menambahkan tag, mengecek histori, dan menindaklanjuti percakapan dengan lebih teratur.

Satu Dashboard untuk Semua Percakapan Pelanggan

Cara kerja

Cara Kerja Omnichannel Chat EVA.ID

Hubungkan Channel Komunikasi

Integrasikan WhatsApp, live chat website, dan channel digital lain yang digunakan pelanggan.

Semua Chat Masuk ke Satu Inbox

Pesan dari berbagai channel masuk ke dashboard EVA.ID sehingga tim dapat menangani percakapan dari satu tempat.

Atur Assignment, Tag, dan Status

Bagikan chat ke agent yang tepat, beri status, tambahkan tag, dan gunakan filter agar pekerjaan lebih terorganisir.

Pantau Performa dan Follow-Up

Supervisor dapat memonitor antrean chat, status percakapan, dan respons tim agar layanan pelanggan tetap terkendali.

Fitur Omnichannel Chat EVA.ID

Semua Fitur untuk Membuat Tim CS Bekerja Lebih Teratur

Live Chat Website dan WhatsApp dalam Satu Dashboard

Kelola percakapan dari website dan WhatsApp tanpa berpindah aplikasi. Semua pesan masuk dapat dipantau dari satu dashboard.

Platform Live Chat Multi Admin

Dukung banyak agent atau operator. Setiap percakapan dapat dibagi, ditangani, dan dipantau agar tidak ada pelanggan yang terabaikan.

Assignment, Tag, Status, dan Filter Chat

Atur percakapan berdasarkan agent, kategori, prioritas, status, atau kebutuhan bisnis seperti Open, Waiting, Follow Up, Escalated, dan Resolved.

AI Assistant untuk Pertanyaan Umum 24 Jam

Bantu tim menjawab pertanyaan seperti produk, harga, jam operasional, cara order, dan panduan umum sebelum diteruskan ke agent manusia.

Riwayat Chat Pelanggan Tersimpan

Lihat histori percakapan agar pelanggan tidak perlu mengulang penjelasan dari awal dan agent dapat memberi respons lebih personal.

Monitoring Performa Respons Tim CS

Pantau aktivitas tim, antrean chat, status percakapan, dan performa respons untuk membantu supervisor mengelola layanan.

Omnichannel vs multichannel

Bukan Sekadar Multichannel. Ini Omnichannel yang Lebih Operasional.

Multichannel biasa membuat banyak channel tetap terpisah. Agent masih berpindah aplikasi, histori sulit ditelusuri, follow-up sering manual, dan supervisor sulit memantau. Dengan EVA.ID, banyak channel masuk ke satu dashboard, agent bekerja dari satu inbox, riwayat pelanggan tersimpan, status dan assignment lebih rapi, serta AI assistant membantu respons umum.

Bukan Sekadar Multichannel. Ini Omnichannel yang Lebih Operasional.

Integrasi

Terhubung dengan Alur Kerja Bisnis Anda

Omnichannel Chat EVA.ID dapat disiapkan untuk kebutuhan customer service, sales, CRM, ticketing, support internal, dan automasi follow-up. Lead dari chat dapat diteruskan ke pipeline sales, keluhan dapat dibuat menjadi tiket, dan percakapan tertentu dapat diteruskan ke divisi finance, ops, atau teknis.

Terhubung dengan Alur Kerja Bisnis Anda

Human + AI

Kolaborasi Human + AI yang Lebih Jelas

AI tidak harus menggantikan tim customer service. AI assistant membantu mempercepat pertanyaan berulang, sementara agent manusia tetap menangani percakapan yang membutuhkan empati, negosiasi, keputusan, atau penyelesaian khusus. Supervisor tetap memantau kualitas respons dan performa layanan.

Kolaborasi Human + AI yang Lebih Jelas

Channel EVA

EVA Dapat Digunakan di Berbagai Aplikasi Chat

Hubungkan EVA ke WhatsApp, Instagram, Messenger, Telegram, LINE, dan web chat agar pelanggan bisa dilayani dari channel favorit mereka.

WhatsAppInstagramMessengerTelegramLINEWeb

FAQ

Pertanyaan yang Sering Diajukan tentang Omnichannel Chat

Apa itu omnichannel chat?+

Omnichannel chat adalah sistem yang menyatukan percakapan pelanggan dari berbagai channel ke dalam satu dashboard agar tim dapat menjawab, memantau, dan menindaklanjuti chat dengan lebih rapi.

Apa bedanya omnichannel dan multichannel?+

Multichannel berarti bisnis menggunakan banyak channel komunikasi. Omnichannel menghubungkan channel-channel tersebut dalam satu alur sehingga konteks percakapan pelanggan tetap tersimpan.

Channel apa saja yang bisa dikelola di EVA.ID?+

EVA.ID dapat digunakan untuk mengelola WhatsApp, live chat website, Instagram, Facebook, dan channel digital lain sesuai kebutuhan integrasi bisnis.

Apakah EVA.ID cocok untuk tim customer service dengan banyak agent?+

Ya. EVA.ID mendukung assignment, tag, status, filter chat, histori percakapan, dan monitoring performa untuk tim multi admin atau banyak operator.

Apakah EVA.ID bisa membantu menjawab pertanyaan pelanggan secara otomatis?+

Ya. EVA.ID dapat dilengkapi AI assistant untuk membantu menjawab pertanyaan umum pelanggan sehingga agent dapat fokus pada percakapan yang lebih kompleks.

Apakah histori percakapan pelanggan tersimpan?+

Ya. Riwayat chat pelanggan dapat tersimpan agar agent memiliki konteks saat melayani pelanggan yang sama di kemudian hari.

Apakah omnichannel chat hanya untuk customer service?+

Tidak. Omnichannel chat juga berguna untuk sales, lead follow-up, booking, support internal, complaint handling, dan operasional bisnis lain yang berhubungan dengan percakapan pelanggan.

Solusi EVA

1 Package Multi Solutions

Lebih dari Sekadar Omnichannel Chat - Semua Fitur Unggulan EVA Ikut Aktif.

Saat menggunakan EVA, bisnis tidak hanya mendapatkan satu solusi. Modul lain tetap siap digunakan untuk memperluas otomatisasi, layanan pelanggan, campaign, payment, dan integrasi sesuai kebutuhan.

Siap Menyatukan Semua Chat Pelanggan dalam Satu Dashboard?

Lihat bagaimana EVA.ID Omnichannel Chat membantu tim customer service, sales, dan operasional bekerja lebih cepat tanpa kehilangan konteks pelanggan.