Prediksi menakutkan dirilis seorang ahli komputer, Moshe Vardi. Dia memperkirakan bahwa dalam waktu 30 tahun ke depan, 50 persen populasi dunia akan kehilangan pekerjaannya. Ini karena teknologi kecerdasan buatan (AI) semakin pintar.

Hal senada disampaikan oleh Edward Snowden. Pembocor ribuan dokumen rahasia Amerika Serikat itu yakin perusahaan IT berlomba-lomba menguasai dunia dengan menciptakan teknologi untuk menggantikan peran manusia.

“Semakin banyak database yang terkumpul dari pengguna internet, makin tinggi kecerdasan buatan yang dibikin,” ungkap Snowden.

Pernyataan Snowden ditujukan untuk merespons klaim Amit Fulay, Manajer Produk Google yang mengatakan kemampuan bot makin berkembang seiring aktifnya interaksi antara manusia dan mesin.

Snowden mengartikan pernyataan Amit Fulay sebagai pemberitahuan bahwa Google akan menyimpan sebanyak mungkin data guna menjawab kebutuhan penggunanya melalui kecerdasan buatan.

Meski dianggap sebuah ancaman, AI tetap akan memberikan kontribusi besar pada kehidupan manusia. Hanya saja, perlu antisipasi agar manusia tidak kalah oleh mesin.