Banyak sekali manfaat chatbot. Selain bisa diandalkan untuk mendongkrak bisnis, chatbot juga dapat dijadikan teman ngobrol yang asyik. Tapi, bukan berarti chatbot tak punya masalah. Ada kemungkinan teknologi canggih ini akan benar-benar hidup dan membuat keonaran.

Salah satu masalah yang pernah muncul adalah rasisme. Dilaporkan bahwa Microsoft pernah membuat chatbot bernama Tay. Awalnya, chatbot ini asyik diajak komunikasi. Tapi, lama kelamaan Tay mengeluarkan komentar berbau rasis. Tak pelak chatbot ini langsung diaudit.

Ada juga masalah yang dialami Facebook. Perusahaan raksasa ini pernah membuat dua chatbot canggih bernama Alice dan Bob. Diam-diam, dua makhluk maya ini berinteraksi menggunakan bahasa mesin. Tak ingin ada persoalan, Facebook memutuskan untuk “membunuh” Alice dan Bob.

Masalah lain dari chatbot adalah ancaman tingginya angka pengangguran. Ini karena banyak pekerjaan manusia yang digantikan oleh chatbot. Manusia tak lagi mau mempekerjakan manusia karena dianggap mahal dan ribet.