Chatbot memang hebat. Bisa membantu kita mengurusi sejumlah kebutuhan. Tapi, bukan berarti teknologi ini bebas ancaman.

Profesor Robotika Inggris Kevin Warwick mengatakan chatbot adalah tonggak sejarah yang sangat penting. Tapi di balik itu, ia memiliki potensi bahaya yang harus diantisipasi.

Salah satu bahaya itu adalah manipulasi informasi yang dilakukan oleh kriminal cyber. Mereka membajak chatbot untuk mencuri password, baik email, medsos, bahkan akun perbankan. Ujung-ujungnya, para penjahat akan membobol uang sesuka hati.

Contoh kasus, ada pelanggan yang menggunakan chatbot untuk pembelian online. Diam-diam ada “virus” yang ikut nimbrung. Virus ini meminta chatbot agar membagi password yang telah disimpan sebelumnya.

Untuk mencegah terjadinya serangan cyber, stakeholder chatbot harus mau bekerja sama. Mulai dari melindungi password hingga melakukan pemblokiran jika ditengarai ada chatbot jahat yang menyerang.